Warga Kao Utara Ditemukan Tewas di Sungai

Tobelo,  Haliyora

Seorang pria bernama Maklon Ngidu (39), warga desa Warudu, kecamatan Kao Utara, Halmahera Utara ditemukan tidak bernyawa di sungai Desa Tonuo Kecamatan Kao Utara, kamis (21/01/2021) sekitar pukul 14.20 Wit.

Bacaan Lainnya

Kasubag Humas Polres Halut AKP Mansur Basing menjelaskan, jasad Maklon pertama kali ditemukan Brigpol Mariano Tihutu, salah satu anggota Brimob yang bertugas (PAM) di PT. EFI.

Saat itu, Brigpol Mariano memacu sepeda motornya dari PT. EFI, menuju ke arah desa Wateto. Sampai di jembatan  sungai Tonuo, ia melihat ada sosok manusia  dalam keadaan telungkup di dalam sungai. Mariani berhenti dan mencoba memanggil orang itu namun tidak merespon.

Karena tak ada respon, Mariano memanggil salah satu penduduk setempat bernama Agustinus Kawi, lalu mereka berdua turun ke sungai untuk mengecek sosok yang ada di dalam sungai. Setelah didekati ternyata orang tersebut sudah tak bernyawa

Brigpol Mariano segera melaporkan temuan mayat tersebut kepada  Babinkamtibmas yang kebetulan saat itu  melaksanakan patroli

“Babinkamtibmas bersama Brigpol Mariani dibantu warga mengevakuasi sosok mayat yang kemudian diketahui bernama Maklon Ngidu (39), warga desa Warudu itu ke rumah warga terdekat dan kemudian dikabarkan ke keluarganya,” ungkap Kasubag Humas Polres Jakut, Mansur Basing, Kamis malam, (21/01/2021).

Dikatakan, posisi mayat saat ditemukan tertelungkup dan kondisi tubuh masih segar. Ada luka lecet pada bagian wajah.

Mansur menjelaskan, Semula Babinkamtibmas menyarankan dibawa ke Rumah Sakit untuk diautopsi, namun pihak keluarga tidak mau. Mereka menganggap kematian Maklon Ngidu adalah murni kecelakaan karena yang bersangkutan mengidap penyakit epilepsi. Pihak keluarga menyakini Maklon diserang epilepsi dan terjatuh ke sungai.

“Maklon ini sudah lama menderita epilepsi (mati-mati ayam), bahkan sering mengalami kejadian yang sama, tetapi sempat diselamatkan,” ucap Mansur meniru keterangan keluarga Maklon.

“Akhirnya,  pihak keluarga korban bersama menandatangani surat penolakan autopsi,” pungkasnya.  (fik-1)

Pos terkait