Sofifi Haliyora
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Ternate Provinsi Maluku Utara memperkirakan terjadi gelombang tinggi tiga hari ke depan.
Kepala BMKG Sultan Babullah Ternate, Dewi Madiong kepada Haliyora mengatakan, BMKG memperkirakan akan terjadi gelombang laut mencapai 3,5 meter di perairan Morotai, Loloda, Subaim, Tobelo dan penyeberangan Ternate Batang Dua dan Bitung. “Kami himbau masyarakat untuk mewaspadainya,” ucap Dewi, Sabtu (16/01/2021).
Sedangkan di wilayah Oba, Sofifi, juga berpotensi hujan lebat, dan Selanjutnya untuk Haltim dan Halteng itu berpotensi hujan ringan. “Akan tetapi titik hujan lebat itu ada di Weda dan Patani, Buli, Subaim dan Waijoi juga berpotensi hujan lebat,” sambung Dewi.
Selain itu, tambah Dewi, hujan lebat akan berlangsung hingga Minggu besok (17/01/2021) di Kabupaten Morotai, Halut, Halbar, Ibu, Kedi, Jailolo, Loloda, Ternate, Tidore dan Taliabu.
Dewi membenarkan informasi terkait banjir di wilayah Morotai dan Tobelo.”Terkait dengan informasi terjadi banjir di wilayah Morotai dan Tobelo itu benar, dan kami sudah tau, karena kita miliki BMKG di Galela yang telah memberikan peringatan dini,” ungkap Dewi.
Ia menamabahkan, BMKG mengingatkan kepada masyarakat bahwa di wilayah Malut masih terjadi hujan dan gelombang tinggi mulai Januari hingga Februri 2021.
“Jadi kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir agar selalu mencermati informasi BMKG,” imbuh Dewi.
Ia menjelaskan, topografi wilayah Maluku Utara termasuk kategori rawan longsor. Cirinya adalah curam dan landai.
“Makanya kalau cuaca sudah ekstim, jangan berteduh di bawah pohon, karena bisa terjadi pohon tumbang saat hujan deras dan angin kencang,” kata Dewi mengingatkan.
“Dalam beberapa hari ke depan, di wilayah Maluku Utara kecepatan anginya masih sangat tinggi, sehingga masyarakat harus mewaspadai kegiatan pelayaran karena akan terjadi gelombang tinggi,” pungkasnya. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!