Usman-Bassam: Tingkatkan Pendapatan Masyarakat dengan Three In one

Halsel, Haliyora

KPU Halmahera selatan telah menggelar Debat Kandidat tahap l pada pilkada Halsel 2020, Sabtu (17/10/2020) malam.

Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yakni paslon nomor urut satu (1) Helmi Umar Muksin-La Ode Arfan (Hello) dan paslon nomor urut dua (2) Usman Sidik-Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) masing-masing tampil menyampaikan visi, misi dan program kerja.

Dalam debat tersebut, masing-masing paslon juga saling melempar pertanyaan dan jawaban pada sesi tanya jawab.

Paslon nomor urut 2 Usman-Bassam menjelaskan akan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Halsel dengan cara mendorong dan menghidupkan kegiatan UMKM di Halsel jika terpilih.

Menurut calon wakil bupati yang akrab disapa Bassam itu, saat ini ekonomi masyarakat dunia termasuk Halsel sangat menurun lantaran terdampak Covid-19. Terutama masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Banyak UMKM gulung tikar.

BACA JUGA  Pilkada Halsel, Usman-Basam Kantongi 8 Kursi, 5 Kursi Menyusul

“Makanya ke depan kami bertekad lebih mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dengan cara menghidupkan dan mensupport tumbuhnya UMKM dengan memanfaatkan SDA unggulan di Halsel seperti kelapa dan lainya. Dengan demikian pendapatan masyarkat dan daerah bisa kembali stabil,”ujarnya.

Itu disampaikan putra kandung mantan bupati Halsel Muhammad Kasuba saat menjawab pertanyaan paslon Hello terkait program peningkatan kesejahteraan rakyat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti dikutip pada cenel You Tube yang menyiarkan langsung jalannya debat kandidat dari jln, Karet Putih,Kampung Makian, Sabtu (17/10/2020).

Semnetara calon bupati Usman Sidik menambahkan bakal menggenjot PAD tanpa menguras keringat rakyat kecil. Mantan wartawan Kontributor RCTI itu mengatakan telah menyiapkan program yang disebut ‘three in one’.

BACA JUGA  Deklarasi Halsel Bersatu, Usman Janji Maksimalkan Jaringan Pusat Bangun Halsel

Ia menjelaskan, Program 3 in 1 adalah tiga desa satu industry kecil untuk pemulihan ekonomi rakyat pada masa pandemi maupun pemulihan pasca pandemi.

Pola-pola lama seperti memungut karcis dan lain-lain untuk meningkatkan PAD tidak akan dipakai lagi. “Pola tagi karcis itu sudah kadaluarsa.

Masyarakat butuh bantuan pemerintah untuk kesejahteraan mereka, makanya pemerintah harus bikin program peningkatan ekonomi rakyat, bukan suru dong bayar karcis demi PAD. Cara itu so tara laku. Makanya Usman-Basam hadir dengan program-program lebih canggih,”tandasnya. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah