Ombak Disertai Angin Hantam Rumah Warga dan Pelabuhan Cinta di Morotai

- Editor

Minggu, 18 Oktober 2020 - 07:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morotai, Haliyora

Setiap tahun warga desa Yayasan, kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai selalu mendapat tamu tak diundang. Kedatangan tamu itu selalu membuat panik warga setempat.

Tamu tersebut berupa angin kencang disertai ombak besar, sehingga warga yang bermukim di bibir pantai terancam. Apalagi waktu air laut pasang.Yang paling parah menerima dampak angin dan ombak itu adalah warga RT-01.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti terjadi, pada Sabtu (17/10/2020) di komplek RT-01, saat air luat pasang, angin bertiup kencang disertai ombak dan gelombang, mengakibatkan belasan rumah warga di kompleks liang RT-01, Desa Yasasan itu digenangi air laut. Dimasuki tamu tahunan yan kehadirannya tidak diharapkan itu menbuat warga panik.

Pantauan wartawan Haliyora di Morotai, tercatat ada 13 rumah warga tegenang luapan air laut.

Maswandi Sidarima, warga Desa Yayasan menuturkan, air pasang disertai angin kencang dan ombak besar mengakibatkan 13 rumah warga terendam air. Itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIT. Warga panik dan berusaha mengamankan barang-barang milik mereka.

Muswandi menjelasakan, peristiwa seperti itu setiap tahun menimpa warga setempat yang bertempat tinggal dekat pantai. Menurutnya, untuk kali ini tidak separah tahun-tahun sebelumnya. Kata Muswandi, tahun sebelumnya air laut yang menggenangi rumah penduduk setinggi lutut orang dewasa menyebabkan kerusakan barang-barang mereka.

BACA JUGA  Ini Peringatan dan Himbauan Bawaslu pada ASN dan Kepala Daerah

“Air laut naik dan masuk ke rumah warga itu sudah menjadi langganan setiap tahun, saat air laut pasang disertai angin dan ombak. Kali ini kita liat air yang masuk ke rumah warga tadi sekitar pukul 17.30, tapi tidak separah tahun-tahun lalu. Kalau tahun lalu airnya sampe setinggi lutut orang dewasa dan merusak barang-barang mereka. Makanya tadi warga terlihat panik dan sibuk mengamankan barang-barangnya, takut air masuk tambah banya,”cerita Muswandi, Sabtu (17/10/2020).

Ia berharap ada perhatian khusus pihak Pemerintah Daerah agar musibah musiman itu tidak terjadi lagi ke depan.

“Saya dan semua warga di sini berharap pemda Morotai memberi perhatian khusus untuk mengatasi musibah musiman ini, agar warga yang bermukim di bibir pantai merasa aman dari ancaman,”harapnya.

Muswandi menambahkan, waktu kejadian terlihat dua orang dari Basarnas memantau langsung kejadian.

BACA JUGA  Ibu PKK Morotai Sumbang 2000 Picis Pelindung Wajah Buatan Sendiri ke Tim Satgas Covid

“Kita lia tadi ada dua orang dari Basarnas datang memantau, mudah-mudahan ada perhatian,”imbuhnya.

Bukan hanya di desa Yayasan yang terkena sapuan ombak, beberapa titik di Daruba, ibukota Kabupaten Morotai juga rumah warga digenangi air laut.

Pelabuhan Cinta di Morotai

Pantauan Haliyora di desa Daruba Pante pada Minggu (18/10/2020) terlihat masih ada sisa-sisa banjir di rumah warga. Bahkan beberapa bagian Pelabuhan Pelangi (Pelabuhan Cinta) di Taman Wisata Morotai terlihat ambruk yang menurut keterangan warga diakibatkan hantaman ombak pada Sabtu sore itu.

Venus, salah satu saksi mata menuturkan, sekitar pukul 20.00 ia berada di area pelabuhan cinta. Ia menyaksikan sendiri ombak besar menghantam badan jembatan sehingga beberapa bagian jembatan ambruk.

Sepengetahuan Venus, anging kencang disertai ombak besar mulai terjadi sejak sore hingga malam hari.

“Angin kencang dengan ombak besar itu mulai kamarin sore sampe tadi malam. Makanya saya mau pulang ke kampong me tara jadi, akhirnya saya putuskan menginap di rumah keluarga,”tambah Venus. (Tir-1)

Berita Terkait

Soal Pertalite Subsidi Dijual ke Pengecer, Kadis DKP Morotai : Jika Benar Maka Ditindak
Lagi, 2 Cakades Bikin ‘Keok’ Pemkab Halsel di PTUN Ambon, Lawyer : Bupati Segera Lantik
Mudahkan Warga, PN Soasio Bersama Kejari Haltim Gelar Sidang Keliling
Awal 2024, Pemuda Dominasi Kasus Kriminal di Halsel
5 Pemburu Liar Satwa Endemik di Ternate Diamankan
Kasus BPRS Naik Tahap Penyidikan, Dipastikan Ada Tersangka
Dinas P3A Sula Dampingi Korban Pemerkosaan 
Dugaan SP2D Fiktif Dispar Morotai, Inspektorat Endus Ada Peran Ordal di BPKAD
Berita ini 176 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 10:08 WIT

Muhammadiyah : KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama Perlu Dikaji Ulang

Minggu, 25 Februari 2024 - 11:42 WIT

KUA Berubah Fungsi jadi Tempat Pencatatan Pernikahan Semua Agama

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:56 WIT

Telan Anggaran Rp 1 Miliar, MTQ Tingkat Kota Ternate Diikuti 247 Peserta

Jumat, 16 Februari 2024 - 20:52 WIT

Fun Run Edukasi Geowisata Batu Angus

Rabu, 14 Februari 2024 - 18:12 WIT

PLN UIW MMU Cek Kesiapan Pasokan Listrik di Kantor KPU dan Bawaslu Jelang Pemungutan Suara

Rabu, 14 Februari 2024 - 18:11 WIT

PLN UIW MMU Resmikan Komunitas Kendaraan Listrik Pertama di Tanimbar

Senin, 12 Februari 2024 - 21:38 WIT

Pastikan Pesta Demokrasi Berjalan Lancar, Dirut PLN Pimpin Langsung Pengamanan Pasokan Listrik dari Posko Nasional Siaga Pemilu

Senin, 12 Februari 2024 - 20:56 WIT

PLN UIW MMU Siagakan Ribuan Personelnya di 48 Posko Jaga Kelistrikan Andal Selama Pemilu

Berita Terbaru

Kepala BPKAD Provinsi Malut Ahmad Purbaya

Headline

Deadline Besok, Dana Hibah Pilkada Malut Terhambat SPM

Rabu, 28 Feb 2024 - 10:58 WIT

Kordiv HP2H Bawaslu Pulau Morotai, Mulkan Hi. Sudin

Headline

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:53 WIT

Tim Kuasa Hukum tengah berkoordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot Ternate terkait lahan kantor Dishub. (foto/arul)

Headline

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:17 WIT

error: Konten diproteksi !!