Positif Bertambah 14 di New Normal, Ini Penjelasan Gustu Ternate

  • Whatsapp
Juru bicara Tim Gugus Tugas kota Ternate Muhammad Sagaf (foto : Istimewa)

Ternate, Haliyora.com

Pemerintah Kota Ternate resmi berlakukan new normal sejak Jum’at (05/06/2020). Kebijakan ini diterapkan meskipun angka perkembangan Covid-19 di Kota Ternate masih menunjukan trend peningkatan.

Bacaan Lainnya

Pemkot berdalih, kebijakan ini merupakan relaksasi kehidupan sosial, terutama dunia usaha, yang terpenting adalah selalu gunakan protokol kesehatan.

“Untuk menghentikan penyebaran virus corona ini hanya ada empat cara, jaga imun, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Kalau kesadaran ini sudah dijalankan sesuai protokol kesehatan maka saya rasa Covid-19 ini dengan sendirinya bisa hilang,”kata Walikota Ternate, Burhan Abdurahman kepada wartawan, Rabu, 3 Juni 2020.

Kesadaran masyarakat Kota Ternate tentang hidup menggunakan standar protokol kesehatan memang harus terus disosialisasikan hingga masyarakat menyadari betul pentingnya hal ini dalam kehidupan new normal.

Sebab pada hari ini, Rabu (10/6/2020), Tim Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara kembali menyampaikan rilis perkembangan terkini jumlah kasus Covid-19 di Maluku Utara, atau tepatnya lima hari diterapkannya New Normal oleh Pemkot Ternate, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah di Kota Bahari Berkesan.

Dalam keterangan tertulisnya pada hari ini yang diterima Haliyora.com, Rabu (10/6/2020) disebutkan, jumlah Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Maluku Utara ada penambahan 37 orang, dan 11 diantaranya berasal dari Kota Ternate serta empat orang dinyatakan sembuh. Sebelumnya, Tim Gugus Provinsi Malut juga merilis tiga orang di Ternate terkonfirmasi positif pada Selasa kemarin (09/06/2020).

Kini jumlah orang terkonfirmasi positif di Kota Ternate sudah mencapai 127 kasus, atau bertambah 14 kasus dari sejak penerapan New Normal pada Jum’at (05/06/2020).

Terkait dengan penambahan 14 kasus ini, juru bicara Gugus Tugas Kota ternate, dr. Muhammad Sagaf menjelaskan sebelum diterapkannya New Normal atau relaksasi oleh Pemkot Ternate, kasus tersebut sudah ada, dan merupakan daftar tunggu akan dilakukannya uji Swab.

Daftar tunggu tersebut lanjut Sagaf, menunggu dilaksanakannya raning dari lab karena keterbatasan cartrigde, sehingga menyebabkan penumpukan kasus. Sagaf menegaskan yang terpenting dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah penerapan protokol kesehatan pada kehidupan sehari-hari.

“kita harapkan masyarakat patuh dan disiplin gunakan protokol kesehatan pada setiap aktifitas, ini yang paling utama dalam menekan penyebaran Covid-19, selalu pakai masker, cuci tangan dengan sabun, dan hindari keramaian atau kerumunan,” imbuh sagaf

Untuk diketahui hingga hari ini perkembangan Covid-19 di Kota Ternate dinyatakan 127 kasus terkonfirmasi Positif, sembuh 21 dan meninggal dunia 10 kasus. (Sam)

Pos terkait