Ternate, Haliyora.com
Unggahan anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara, Masita Nawawi di akun media sosial Facebook pribadinya mengundang tanggapan sejumlah pihak. Meski sudah diklarifikasi Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin SH MH yang mengatakan Masita salah menulis postingannya, tetap saja memancing reaksi.
Salah satu praktisi hukum yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Abdul Kader Bubu berpendapat lain. Mantan Ketua KPU Kota Ternate itu mengatakan, saat ini belum masuk tahapan pemuktahiran data pemilih sehingga tidak beralasan mengunjungi Halteng dengan dalih survei.“KPU dan Bawaslu kabupaten kota belum melakukan pemuktahiran data karena belum masuk tahapan itu. Lalu untuk apa dia (Masita) yang notabene salah seorang komisioner Bawaslu Provinsi kesana melakukan survei,” ujar pria yang akrab disapa Dade itu, Senin (13/02/2020).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga:
Bawaslu Survey Potensi Masalah DPT Halsel-Halteng
Soal Survei DPT, Ketua Bawaslu Malut: “Masita Salah Tulis”
Survei DPT Warga Halsel, Asman: “Dasarnya Apa?”
Padahal, sambung Dade, belum ada laporan dari kabupaten adanya masalah yang mengharuskan Bawaslu Provinsi turun tangan. Oleh Dade, supervisi dilakukan atas permintaan Bawaslu kabupaten kota. “Sementara saat ini belum terjadi apa-apa. Tahapan juga belum jalan. Lalu untuk apa Masita bikin survei? Ini patut dicurigai, jangan-jangan ini hanya alibi untuk habiskan anggaran,” ujar Dade curiga.Alasan Masita turun bersama Bawaslu Halteng melakukan survei ke daerah perbatasan karena menduga bakal terjadi masalah pada saat pemuktahiran data pemilih, juga menurut Kadir adalah alasan yang keliru. “Justru menjadi masalah adalah survei yang dilakukan Masita dan Bawaslu Halteng itu,” pungkasnya.
Masita Nawawi yang merupakan koordinator divisi pengawasan Bawaslu Malut, hingga berita ini dirilis belum menanggapi. Sempat dihubungi via telepon seluler, Masita beralasan sedang mengikuti rapat. “Saya lagi rapat. Nanti selesai rapat baru saya telpon ya,” jawab Masita saat dihubungi Haliyora.com.
Mendampingi Kordiv PHL Bawaslu kabupaten.Halteng melakukan Survey Terhadap Potensi permasalahan yg kemungkinan terjadi…
Dikirim oleh Hjmasita Nawawi pada Sabtu, 11 Januari 2020
Dalam unggahannya, Minggu (12/01/2020), Masita menulis “Mendampingi Kordiv PHL Bawaslu kabupaten.Halteng melakukan Survey Terhadap Potensi permasalahan yg kemungkinan terjadi pada tahapan pemutahiran DPT Pllkada 2020 di daerah perbatasan kabupaten Halmahera Tengah dengan kabupaten Halmahera Selatan. Terhadap ada nya , penduduk kabupaten.Halmahera selatan sebanyak 52 KK yg sementara berdomisili di kabupaten Halmahera Tengah..”. (red)








