Pansus DPRD Halteng Temukan Aset Pemda “Dikuasai” Pihak Ketiga, Data Masih Gelap

Weda, Maluku Utara – Persoalan aset milik Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah kembali mencuat. Kali ini, DPRD Halmahera Tengah melalui Panitia Khusus (Pansus) Aset mulai membongkar dugaan semrawutnya pengelolaan tanah dan bangunan daerah yang berlangsung bertahun-tahun.

Dalam rapat awal yang digelar bersama sejumlah instansi, terungkap indikasi serius: aset pemerintah tidak hanya terbengkalai, tetapi juga diduga dikuasai masyarakat hingga pihak ketiga, bahkan disewakan oleh oknum tertentu.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Halmahera Tengah, Abdullah Yusuf, mengakui bahwa pembahasan awal difokuskan pada aset lama, terutama sebelum 2022. “Yang dibahas tadi aset bermasalah, baik yang sudah bersertifikat maupun belum,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

BACA JUGA  Polres Halteng dan Insan Pers Sepakat Jaga Stabilitas Daerah

Jumlah pastinya masih kabur. Abdullah menyebut kisaran “600-an aset”, namun enggan memastikan. Ia melempar bola ke bagian aset daerah sebagai pemegang data resmi. Ketidakpastian ini justru mempertegas satu hal, yakni lemahnya basis data aset pemerintah.

Lebih jauh, Abdullah mengungkap fakta yang menggelisahkan. “Ada aset Pemda yang dikuasai masyarakat, pihak tertentu, bahkan disewakan,” katanya. Pernyataan ini mengindikasikan potensi kerugian daerah yang tidak kecil, baik secara finansial maupun administratif.

BACA JUGA  Besok, Pansus DPRD Ternate Bertemu dengan OPD, Bahas Apa?

Ironisnya, persoalan ini diduga berakar dari lemahnya pengamanan aset pada masa lalu. Penyerobotan hingga praktik tukar guling disebut terjadi akibat minimnya kontrol.

Berbeda dengan aset lama, Abdullah mengklaim pengelolaan aset periode 2023–2025 relatif aman. Sebanyak 54 bidang tanah yang tersebar dari Weda Selatan hingga Pulau Gebe disebut tidak bermasalah. Klaim ini, bagaimanapun, belum diuji secara independen.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah