Konflik Dua Desa di Halteng Reda, Aparat dan Tokoh Masyarakat Perkuat Rekonsiliasi

Haliyora.id, Maluku Utara – Situasi pasca bentrok antar warga di perbatasan Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, berangsur kondusif. Aparat gabungan TNI-Polri masih disiagakan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Bentrokan yang terjadi pada Jumat (3/4/2026) dari pagi hingga siang itu kini telah mereda. Kedua kelompok massa menghentikan aksi saling serang, meski begitu, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi konflik susulan.

BACA JUGA  Rizal Sebut Selain Tikep, Kemendagri Juga Tetapkan APBD Kota Termate Sehat

Sebanyak 250 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan dan ditempatkan di sejumlah titik rawan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

Upaya pemulihan situasi juga dilakukan langsung oleh jajaran pimpinan keamanan daerah. Komandan Korem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin bersama Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono dan Wakapolda Brigjen Pol Stephen M Napiun turun langsung menemui warga di Desa Sibenpopo, Minggu (5/4/2026).

BACA JUGA  Miliaran Rupiah Uang Mengalir dari Pusat Tangani Dampak Banjir Bandang di Rua Ternate

Kehadiran mereka menjadi bagian dari langkah rekonsiliasi sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca konflik. Pertemuan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat desa, serta unsur TNI-Polri.

Dalam arahannya, Danrem Brigjen TNI Enoh Solehudin menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat persatuan antar warga. “Konflik ini harus menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang kembali. Saya mengajak seluruh masyarakat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah