Sebelumnya, pada Jumat (15/1/2026), Rizal mengatakan, usai pemeriksaan kinerja sektor kesehatan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Maluku, pemerintah daerah kini mulai memfokuskan perhatian pada persiapan pemeriksaan laporan keuangan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari 2026.
“Setelah pemeriksaan kinerja hari ini, yang perlu menjadi catatan adalah kesiapan kita menghadapi pemeriksaan laporan keuangan yang akan dimulai pada 26 Januari 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada Januari 2026 akan dilakukan pemeriksaan pendahuluan oleh BPK. Tahapan ini menjadi sinyal awal bagi seluruh OPD untuk memastikan kelengkapan dokumen yang akan diperiksa. “Pemeriksaan pendahuluan ini menjadi informasi bagi seluruh OPD agar segera menyiapkan dokumen-dokumen pendukung yang dibutuhkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa setelah pemeriksaan pendahuluan, BPK akan melanjutkan dengan pemeriksaan terinci yang dijadwalkan pada awal April 2026, setelah laporan keuangan diserahkan. “Selanjutnya akan ada pemeriksaan terinci pada awal April, setelah laporan keuangan disampaikan ke BPK,” katanya.
Olehnya itu, ia meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate untuk segera menuntaskan penyusunan laporan keuangan agar dapat disampaikan tepat waktu. “Saya minta BPKAD segera menyelesaikan laporan keuangan sehingga bisa diserahkan ke BPK untuk kepentingan pemeriksaan terinci,” tegasnya.
Ia pun menekankan agar seluruh OPD bersikap proaktif dalam melengkapi dokumen pendukung sebagai bagian dari kesiapan menghadapi pemeriksaan pendahuluan oleh BPK Provinsi Maluku Utara. “OPD harus memastikan seluruh dokumen pendukung lengkap sejak awal,” pungkasnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!