Galela, Maluku Utara – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Halmahera Utara selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa hingga Rabu, memicu terjadinya sejumlah bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah. Beberapa sungai dilaporkan meluap, longsor terjadi di sejumlah titik, rumah warga terendam banjir, hingga kerusakan pada infrastruktur vital.
Dampak terparah terjadi di Kecamatan Galela Utara, tepatnya di Kali Aru yang berada di perbatasan Desa Bobisingo dan Desa Dodowo. Oprik atau jembatan darurat penghubung antar wilayah tersebut putus sepanjang kurang lebih 70 meter akibat diterjang derasnya arus banjir.
Akibat kejadian tersebut, akses transportasi antara Kecamatan Galela Utara dan Kecamatan Loloda Utara lumpuh total. Aktivitas warga lintas kecamatan pun terhenti, termasuk mobilitas ekonomi dan distribusi kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya









