DP3AKB Halmahera Utara Sikapi Dugaan Penelantaran Anak dan Istri Oleh Oknum Pegawai Bandara

- Editor

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP3AKB Halmahera Utara, Julius.

Kepala DP3AKB Halmahera Utara, Julius.

Tobelo, Maluku Utara – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Halmahera Utara menegaskan bahwa penelantaran istri dan anak merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala DP3AKB Halmahera Utara, Julius, menanggapi dugaan penelantaran istri dan anak yang diduga dilakukan oleh oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bandara Gamar Malamo.

BACA JUGA  2 Nelayan Morotai Dikabarkan Hilang Saat Melaut

“Masalah ini bisa masuk dalam PPA, karena penelantaran merupakan salah satu jenis kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Julius kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, DP3AKB siap mengawal dan mendampingi korban apabila kasus tersebut dilaporkan secara resmi ke kepolisian. “Silahkan lapor, kami siap mengawal dan mendampingi korban,” tegasnya.

BACA JUGA  Suami Selingkuh, Istri Dokter Curigai Kapus

Sebelumnya, NDM, istri sah dari AD, mengungkapkan bahwa dia dan anaknya telah ditelantarkan selama hampir dua tahun. Kepada Haliyora.id, NDM menjelaskan bahwa rumah tangga mereka tidak memiliki masalah berarti sebelum AD diangkat sebagai PPPK pada tahun 2024. “Setelah dia jadi P3K, dia langsung tinggalkan saya dengan anak,” ungkap NDM.

Berita Terkait

Disperindagkop Halsel Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pangkalan yang Ketahuan ‘Kencing’ Mita Subsidi di Kios
Wagub Tinjau Penanganan Banjir di Halmahera Barat, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Peserta Seleksi Dewas dan Direksi Perumda Ake Gale Ternate Segera Diuji
Tim SAR Morotai Bantah Isu Hoaks yang Disebarkan Salah Satu Akun Medsos
Rombak Kabinet, Bupati Halsel Bassam Kasuba Geser Sekda dan Kepala BPBD
Topang Sektor Pariwisata, Pemda Morotai Dorong Budidaya Lobster
Warga Keluhkan Kelangkaan Minyak Tanah di Morotai
DPRD Halsel Sahkan Perubahan Nomenklatur dan Tipe 8 OPD
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:54 WIT

Disperindagkop Halsel Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pangkalan yang Ketahuan ‘Kencing’ Mita Subsidi di Kios

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:29 WIT

Peserta Seleksi Dewas dan Direksi Perumda Ake Gale Ternate Segera Diuji

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:28 WIT

Tim SAR Morotai Bantah Isu Hoaks yang Disebarkan Salah Satu Akun Medsos

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:51 WIT

Rombak Kabinet, Bupati Halsel Bassam Kasuba Geser Sekda dan Kepala BPBD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:17 WIT

Topang Sektor Pariwisata, Pemda Morotai Dorong Budidaya Lobster

Berita Terbaru

Penyaluran bantuan meja dan kursi untuk sekolah di Kabupaten Pulau Taliabu

Pendidikan

Sarana Pendidikan Jadi Prioritas Disdik Pulau Taliabu

Rabu, 14 Jan 2026 - 11:07 WIT

Corong

Hutan Halmahera Utara dan Masa Depan Manusia

Rabu, 14 Jan 2026 - 10:37 WIT

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan A. Yani, Ternate. (Sumber/Pelindo)

Ekobis

Sepanjang 2025, Arus Peti Kemas TPK Ternate Meningkat

Rabu, 14 Jan 2026 - 09:50 WIT

error: Konten diproteksi !!