Begini Perkembangan Terbaru Proyek Pembangunan RSP Pulau Makian 

Terkait pekerjaan pada tahun 2023 yang dikerjakan PT Bina Bangun Sakti (BBS) dan sempat direkomendasikan oleh BPK karena kelebihan bayar sekitar Rp 1,3 miliar, Asia memastikan bahwa tindak lanjut temuan tersebut telah diselesaikan.

“Temuan itu sudah ditindaklanjuti. Prosesnya selesai dalam 60 hari, SKTJM sudah keluar, dan dilanjutkan oleh Inspektorat,” ucapnya.

BACA JUGA  Total 206 Kopdes Merah Putih di Halsel Telah Terbentuk, Baru 55 Unit yang Kantongi Akta Notaris

Asia Hasyim juga meminta agar informasi teknis terkait penyelesaian temuan BPK dikonfirmasi langsung ke Inspektorat untuk mendapatkan validasi lebih rinci.

Karena adanya pembagian porsi anggaran, proyek RS Pratama Makian tidak ditargetkan selesai pada 2025, melainkan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya. “Anggaran pembangunan RS berkisar Rp 14 miliar. Tahun ini digunakan sekitar 50 persen, dan tahun depan dianggarkan lagi 50 persen,” pungkasnya. (RMI/Red2)

BACA JUGA  Ekspor Non-Tambang Maluku Utara Tumbuh Positif Awal 2026, Kerang Dara Tembus Pasar Thailand

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah