Fatmawati menjelaskan bahwa kronologi penemuan tersebut berawal dari teman korban datang ke rumah korban dan mencium bau tidak sedap dari dalam rumah.
“Saksi kemudian panggil yang punya rumah, dan setelah yang punya rumah datang cek, dan kebetulan rumahnya sedikit bolong karena menggunakan dinding triplek terlihat ada paha manusia yang adalah korban,” ungkapnya.
Setelah itu, mereka langsung sampaikan informasi itu ke Lurah setempat. Informasi tersebut lalu diteruskan ke Bhabinkamtibmas. “Bhabinkamtibmas telepon saya, dan saya langsung ke TKP. Sementara penyampaian dari pihak keluarga korban, jenazah korban langsung dimakamkan,” ujarnya. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!