“Karena inflasi di Maluku Utara, selain telur, daging ayam pun masih kita pasok dari luar. Masalahnya, harga pakan ternak sangat mahal bagi para peternak di Maluku Utara,” terangnya.
PT. Japfa sendiri telah sepakat untuk menyediakan lahan seluas 2.000 hektar di Kabupaten Halmahera Utara untuk pengembangan tanaman jagung yang nantinya akan disuplai sebagai pakan ayam petelur. Salah satu lahan yang akan digunakan oleh PT. Japfa adalah bekas lahan perusahaan pisang yang terletak di Galela, Halmahera Utara.
Dengan harapan besar akan kolaborasi ini, Dinas Pertanian Maluku Utara optimis bahwa realisasi kerjasama ini dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan ekonomi daerah. (RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!