Terspisah, Dewi Mahrani saat ditemui Haliyora.id di RSUD Sanana, Sabtu (9/8), mangatakan bahwa saat kejadian ia bersama rekan kerjanya tengah mengoperasikan mesin untuk memproses tripleks tebal ukuran 18 milimeter. Namun, ketika tripleks dimasukkan ke dalam mesin, tangannya ikut tertarik ke dalam rol dan terjepit bersama material yang sedang diproses.
“Tripleksnya tebal, ukuran 18 mili. Mesin dalam keadaan hidup, rol berjalan, dan saat tripleks masuk, tangan saya ikut tertarik. Telapak tangan saya langsung terjepit cukup lebar,” kata Dewi dengan nada lirih.
Ia menambahkan, kemungkinan besar kejadian terjadi saat menaruh material. Mesin rol yang berfungsi untuk menarik bahan masuk, secara otomatis menyeret juga tangan Dewi hingga terjepit. “Untung saat itu pas tangan masuk di rol mesin langsung mati. Sehingga tulang dari jari telunjuk kanan hancur dan saat ini jari telunjuk saya di aputasi,”jelasnya.
Hingga berita ditayangkan, Dewi Mahrani masi menjalani perawatan intensif di RSUD Sanana. Belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan terkait asuransi atas kecelakaan yang menimpa Dewi Maharani. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!