Wakil Ketua DPRD Minta Pemkab Halteng Kaji Ulang Rencana Rekrut Guru dari Jawa

Ia menilai, kebijakan masa lalu terkait pengangkatan guru PTT dan PPPK telah cukup menjawab kebutuhan tenaga pendidik di Halteng. Persoalannya, kata dia, bukan lagi kuantitas, melainkan bagaimana pemerintah daerah mampu merumuskan kebijakan redistribusi dan peningkatan kualitas guru yang sudah ada.

“Kekurangan guru yang terjadi beberapa tahun silam sebenarnya sudah diatasi dengan pengangkatan guru PTT/PPPK. Jadi praktis sekarang ini jumlah guru kita justru sudah lebih dari cukup. Tinggal bagaimana pemerintah daerah mendorong peningkatan kapasitas SDM tenaga pendidik yang telah tersedia,” tambahnya.

BACA JUGA  Pemda Halmahera Tengah Perketat Siaga Banjir

Rencana rekrutmen guru dari luar daerah sempat disampaikan Wakil Bupati Halteng, Ahlan Djumadil. Ia menyebutkan bahwa setiap kecamatan akan menerima sepuluh guru kontrak, lima untuk tingkat SD dan lima untuk SMP dengan fokus pada mata pelajaran inti.

Munadi meminta Pemda untuk meninjau kembali rencana tersebut karena dinilai kurang tepat. Ia menekankan bahwa alokasi anggaran yang besar sebaiknya diarahkan untuk peningkatan kualitas SDM guru lokal yang sudah ada, melalui pelatihan, bimbingan, dan program pengembangan lainnya, ketimbang merekrut guru kontrak dari luar daerah.

BACA JUGA  Ukom 29 Pejabat Eselon II di Morotai Berlangsung Besok 

“Kebijakan pemda untuk dorong SDM Halteng lebih unggul dan kompetitif tentu itu sesuatu yang baik dan harus kita dukung, tapi itu dilakukan dengan mengontrak guru dari Jawa sebanyak 100 orang, saya kira itu kebijakan yang kurang tepat. Sebaiknya anggaran yang begitu besar diperuntukan untuk peningkatan SDM guru kita yg sudah ada, melalui pelatihan maupun bimbingan dan sebagainya,” tandas Munadi. (RJ/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah