Diterjang Angin Kencang, Satu Rumah Warga di Morotai Nyaris Ambruk

Daruba, Maluku Utara – Satu unit rumah warga di Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, mengalami kerusakan parah akibat angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 18.00 WIT.

Rumah tersebut milik Sutrisno Haji Soleman, warga setempat. Ia menuturkan bahwa angin tiba-tiba datang dengan kekuatan cukup besar hingga menyebabkan dinding rumah bagian belakang roboh.

“Angin datang secara tiba-tiba sekitar pukul enam sore. Dinding rumah bagian belakang langsung ambruk,” ujar Sutrisno kepada awak media.

Beruntung, saat kejadian istri dan anaknya tidak berada di dekat lokasi dinding yang runtuh sehingga tidak ada korban jiwa.

BACA JUGA  Komisi III DPRD Malut Bertandang ke BPK Terkait Proyek SMI, Marius : Itu Bukan Tupoksi Kita

“Dinding yang roboh panjangnya sekitar 4 meter 30 sentimeter, dan tinggi sekitar 3 meter 53 sentimeter. Selain itu, dinding lain juga mulai retak, kami khawatir kalau ada angin susulan,” tuturnya.

Atas peristiwa ini, Sutrisno berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarganya.

“Saya berharap ada bantuan dari Pemda supaya kami bisa segera memperbaiki rumah,” ujarnya.

Camat: Sudah Dilaporkan ke BPBD

Menanggapi kejadian tersebut, Camat Morotai Selatan, Sri Wahyuni, mengaku prihatin dan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

BACA JUGA  Wagub Maluku Utara Hadiri Festival Ela-Ela di Kedaton Ternate, Tradisi Sambut Lailatul Qadar Penuh Makna

“Saya sangat prihatin atas musibah ini, karena terjadi secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi,” kata Sri Wahyuni.

Menurutnya, pihak kecamatan telah melaporkan kejadian ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pengukuran awal.

“Kami sudah koordinasi dengan BPBD. Mereka telah turun ke lokasi dan melakukan pengukuran. Langkah selanjutnya masih dikoordinasikan, apakah akan dilakukan perbaikan atau bantuan lain,” tambahnya.

Sri Wahyuni memastikan pihaknya akan terus memantau dan berkoordinasi agar korban segera mendapatkan penanganan. (RF/Red2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah