Bantah Munadi, DLH Halteng : Jangan Asumsi, Perairan Teluk Weda Aman dari Merkuri dan Arsenik

Menanggapi laporan Kembaga Swadaya Masyarakat Nexus3 yang mengungkap temuan logam berat dalam sampel ikan dan darah manusia, DLH menyampaikan klarifikasi. Menurut Rivani, pengambilan sampel ikan dilakukan melalui pembelian di pasar, bukan langsung dari laut Weda. Hal ini menimbulkan kemungkinan ikan tersebut berasal dari luar wilayah dan telah mengalami kontaminasi selama proses distribusi.

BACA JUGA  KPU Sula Temukan Ratusan Surat Suara Rusak

DLH juga mengingatkan perlunya kajian lebih mendalam terhadap sampel darah yang menunjukkan kandungan logam berat. “Tidak semua warga yang diteliti berdomisili tetap di Weda. Paparan logam berat bisa berasal dari luar wilayah ini,” jelasnya.

DLH mengimbau masyarakat tetap tenang dan bijak menyikapi isu lingkungan. Upaya pencegahan bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi air putih, makanan berserat, serta menghindari bahan pangan yang berpotensi terkontaminasi.

BACA JUGA  Pemda Kepsul Ambil Alih Jalan Provinsi

Rivani juga menegaskan komitmen DLH untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan informasi yang akurat kepada publik. “Penyampaian informasi kepada masyarakat harus berbasis data ilmiah, bukan asumsi atau dugaan semata,” tegasnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah