Mengetahui hanya tiga kabupaten yang mendapat RLH tahun ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Munadi Kilkoda, menilai Pemprov tidak adil dalam mendistribusikan program RLH.
“Ini sangat disayangkan. Halteng masih menempati urutan kedua tertinggi angka kemiskinan di Maluku Utara, kenapa justru kami tidak kebagian RLH?” ujar Munadi kepada Haliyora.id, Jumat (23/5/2025).
Padahal, menurutnya, Halteng berkontribusi signifikan terhadap pendapatan provinsi, baik Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun Dana Bagi Hasil (DBH). “Kalau bantuan RLH saja tidak diberikan, setidaknya kembalikan DBH kami yang masih tertahan. Anggarannya bisa kami gunakan untuk pembangunan dan menekan angka kemiskinan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemkab Halteng tengah menggencarkan program penanggulangan kemiskinan melalui berbagai skema bantuan perumahan. Untuk itu, dirinya berharap Pemprov bisa memberikan dukungan konkret terhadap inisiatif tersebut. “Bersikaplah adil, jangan hanya datang ke Halteng saat ada kepentingan ekonomi. Kami juga bagian dari Maluku Utara yang berhak diperlakukan setara,” pungkasnya. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!