Menurut Ani, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan citra negatif terhadap sekolah. “Seragam itu sebagai simbol sekolah. Kalau dipakai sembarangan atau untuk hal-hal negatif, takutnya warga menilai sekolahnya juga yang kurang mendidik,” kata Ani.
Olehnya itu, ia menekankan pentingnya perhatian lebih dari berbagai pihak, bukan hanya menyalahkan siswa. Menurutnya, pengawasan dan pembinaan dari orang tua serta pihak sekolah sangat dibutuhkan untuk mencegah hal serupa terulang.
“Torang tidak bisa salahkan siswa sepenuhnya, tapi perlu ada pembinaan lebih tegas, baik dari pihak sekolah maupun orang tua,” tutupnya. (Mg01/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!