Lanjutnya, setelah tiba di Desa Bokimiake, tim SAR lalu melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat, selanjutnya melakukan pencarian pada Senin pagi pukul 07.00 Wit. “Pencarian dilakukan dengan cara penyelaman di dalam badan kapal LCT. Namun hingga sore hari pencarian korban belum membuahkan hasil karena terkendala kondisi cuaca di lapangan, dimana arus dan angin kencang serta jarang pandang yang terbatas di bawa laut,” terangnya.
Selain melakukan penyelaman, Tim juga melakukan penyisiran di permukaan air di sepanjang pesisir pantai Desa Bokimiake dengan menggunakan perahu karet dan longboat masyarakat. “Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Selasa besok,” akhirinya.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian kali ini adalah, Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Malut, DENBEKANG XV/2.A TERNATE, Lanal Ternate, KSOP Bitung, KSOP Ternate, Kantor Kesehatan Pelabuhan Ternate, Polsek Kayoa, Pemerintah Desa BokiMiake, Owner Kapal, Agen Kapal, ORARI, RAPI, keluarga korban, serta nelayan Desa Bokimiake.
Sebelumnya, sebuah kapal LCT SJP 168 A tenggelam di perairan Batang Dua, Kota Ternate saat perjalanan dari Weda menuju Bitung, Sulawesi Utara. LCT tersebut memuat 8 POB terdiri dari awak dan kapten kapal. Dalam peristiwa ini, 4 orang selamat, sementara 4 awak lainnya dinyatakan hilang dan dalam upaya pencarian.
Data korban yang masih dalam pencarian adalah, Muh Mufly ( Mualim I), Baharuddin Zamani (KKM), Zuber (Juru Minyak), M. Sapri Pammu (Juru Masak). (RI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!