Erwin juga menyebutkan, meski data ini mencakup buruh lokal di Maluku Utara, terdapat pula buruh dari luar provinsi yang bekerja di Kota Ternate melalui sistem Antar Kerja Antar Daerah (AKAD). “Untuk buruh perempuan yang berasal dari luar Provinsi Maluku Utara, ada sekitar 650 orang, sementara buruh laki-laki yang berasal dari luar provinsi sebanyak 880 orang. Total buruh AKAD di Ternate mencapai 1.030 orang,” ungkapnya, Rabu (12/03/2025).
Dengan demikian, jika digabungkan semua buruh baik yang berasal dari lokal maupun luar provinsi, lanjutnya, total buruh yang terdaftar di 416 perusahaan di Kota Ternate sepanjang 2024 mencapai 6.041 orang.
Erwin menambahkan bahwa data ini belum mencakup triwulan pertama tahun 2025, dan diperkirakan akan ada peningkatan atau penurunan jumlah buruh yang tercatat. (RM/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!