Atas hal ini, dia berharap ada langkah tegas dari Dinas Pendidikan Halmahera Selatan. Pasalnya, sejumlah tenaga guru yang berstatus lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hasil seleksi tahap I 2024, juga sibuk pemberkasan di Labuha. “Jadi yang aktif tinggal guru honor. Warga juga ingin kalau Kepsek itu segera diganti,” desaknya.
Sementara anggota Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Thamrin Hi. Hasim, sangat menyayangkan sikap Kepsek SDN 214.
Menurut dia, Komisi I akan memanggil Dinas Pendidikan untuk mengkonfirmasi alasan Kepsek SD Negeri 214 tak aktif berbulan-bulan. “Kalaupun ini memang benar, maka Dinas Pendidikan harus evaluasi. Karena sementara ini dekat ujian sekolah juga,” katanya, Kamis (13/2/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!