Kasi Humas Polres Ternate, AKP Umar Kombong ketika dikonfirmasi menjelaskan, perahu tersebut dikemudikan oleh Saudara SR (36 tahun). Penumpangnya yaitu istri dan dua anaknya yang masih berusia balita.
“Mereka menyeberangi laut dengan tujuan mengantar makanan bagi pekerja kebun kelapa. Namun, sekitar 10 menit setelah berlayar, perahu dihantam ombak besar dan terbalik,” kata Umar kepada Haliyora. Minggu (9/2/2025).
Menurut keterangan polisi, dalam kondisi panik, SR berusaha menyelamatkan istri dan kedua anaknya yang terbawa arus laut. Namun, karena derasnya arus dan tingginya gelombang membuatnya dia tak mampu menolong mereka. SR akhirnya berenang menuju pantai dan meminta pertolongan.
“Seorang warga yang mendengar teriakannya segera memberitahu warga lainnya, sehingga pencarian segera dilakukan. Upaya pencarian melibatkan warga dan pemerintah Kelurahan Tifure. Beberapa saat kemudian korban ditemukan oleh nelayan dari Bitung yang tengah berlindung di Pulau Tifure karena cuaca buruk,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!