Permintaan Daging Babi di Maluku Utara Meningkat, di 2024 Capai 238 Ton

Ternate, Maluku Utara – Selama setahun terakhir, permintaan daging Babi untuk Maluku Utara (Malut) dari daerah lain terbilang tinggi. Rata-rata, daerah yang memasok daging Babi adalah Manado, Minahasa dan Bitung, Sulawesi Utara.

Menurut data Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku Utara, pasokan daging Babi yang masuk ke Maluku Utara dari Sulawesi Utara sepanjang tahun 2024 mencapai 238.378 kilogram.

BACA JUGA  Disperindag Pastikan PGM di Kota Ternate Segera Beroperasi

Berikut jumlah pasokan daging Babi berdasarkan hitungan bulan per tahun 2024 menurut data BKHIY Malut.

  • Januari 19.850 kilogram
  • Februari 9.770 kilogram
  • Maret 18.310 kilogram
  • April 15.304 kilogram
  • Mei 9.100 kilogram
  • Juni 53.530 kilogram
  • Juli 9.930 kilogram
  • Agustus 39.930 kilogram
  • September 9.900 kilogram
  • Oktober 7.469 kilogram
  • November 15.823 kilogram
  • Desember 29.462 kilogram
BACA JUGA  Masa Kontrak Berakhir, Kadis PUPR Sebut Pembangunan Kantor Kejari Taliabu Disepakati Lanjut

“Daging babi yang masuk di Maluku Utara biasanya diperdagangkan khusus untuk kebutuhan karyawan tambang, dan kalangan tertentu yang mengkonsumsi daging babi” ungkap drh. Iwan Saepudin, Dokter Hewan Karantina Maluku Utara, Jumat (17/01/2025) lalu.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah