“Semua miras didominasi oleh kapal yang dari Manado, tapi tidak jarang juga kapal-kapal besar yang dari Ambon dan Papua juga ada, kami sering temukan juga,” katanya.
Kapolsek berharap kepada masyarakat agar tidak membiasakan mengonsumsi minuman keras di hajatan-hajatan keluarga seperti pernikahan dan lain-lain, karena efeknya sangat merugikan bagi orang yang mengkonsumsinya.
“Acara syukuran dan lainnya tidak harus pakai miras, karena efek dari miras ini cukup besar, semua tindak pidana yang ditangani oleh polisi paling banyak diakibatkan oleh minuman keras baik itu kecelakaan, pengeroyokan, penganiayaan bahkan sampai tawuran antar kampung,” ujarnya. (Idal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!