“Kemudian ada rata-rata pengeluaran perkapita perbulan penduduk (Maret – September 2024) pada Desil 1 yang naik sebesar 6,42 persen, dan jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan GK yang sebesar 5,77 persen. Faktor yang kelima adalah nilai Tukar Petani September 2024 mencapai 103,87 meningkat 0,50 persen (year on year) dan Indeks yang diterima petani pada September 2024 meningkat 4,42 persen jika dibandingkan September 2023, yaitu dari 120,16 menjadi 125,47. Kondisi ini menggambarkan peningkatan daya beli petani,” terangnya.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 sebesar 4,03 persen, lebih rendah dibandingkan Agustus 2023 sebesar 4,31 persen, juga mempengaruhi menurunnya angka kemiskinan di Malut. Begitu juga membaiknya kondisi ketenagakerjaan juga tercermin dari peningkatan proporsi penduduk yang bekerja pada kegiatan formal. Persentase penduduk pekerja formal pada Agustus 2024 sebesar 35,24 persen poin, meningkat 1,32 persen poin terhadap Agustus 2023.
“Faktor lainnya adalah tingkat Inflasi (y-on-y) di Kota Ternate pada September 2024 sebesar 3,91 persen. Tertinggi ke-2 setelah Januari sepanjang tahun 2024,” pungkasnya. (Idal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!