Hasyim menambahkan bahwa WIUP dan IUP itu dua hal yang berbeda, kalau WIUP masih dalam pengusulan dan IUP sudah ada pemiliknya.
PH Muhaimin tak lengah, mengejar Hasyim Daeng Barang dengan pertanyaan apakah pernah memberikan uang kepada Abdul Gani Kasuba (AGK) atau tidak. Mendengar itu Hasyim akui bahwa pernah berikan uang ke AGK sewaktu masih menjabata apabila dia hendak ke Jakarta. Nilai uang yang diberikan Hasyim yaitu Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.
Meski begitu ketika ditanyakan apakah pernah terima uang dari AGK maupun Muhaimin Syarif untuk mempengaruhi kewenangan dirinya yang pada waktu itu sebagai Kadis ESDM agar mempermudah izin, Hasyim mengaku tidak pernah.
“Tidak ada pemberian uang dari Muhaimin. Dan tidak ada pemberian 10 Dolar Amerika, saya tidak pernah menerima 10 Dolar dari pak gubernur AGK,” bantahnya. (Riv/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!