Strategi pasangan calon dan kesadaran warga Halteng yang semakin menemukan jati diri berkolaborasi menghadirkan dinamika perubahan yang dinamis.
Gambaran itu terbaca jelas dari manuver paslon nomor urut 2, Edi Langkara-AbduRahim Odeyani ke jantung basis lawan di Desa Banemo, dengan hadirnya ribuan simpatisan dan pendukung. Itu tandanya, daerah Ahlan Djumadil mulai direbut paslon nomor urut 2 paket Elang-Rahim.
Banemo menjadi fenomena dan pusat perkembangan kekuatan Elang-Rahim. Mengapa Elang-Rahim bisa menganeksasi basis lawan menjadi pertanyaan menarik khalayak politik di Halmahera tengah saat ini. Trend Elang-Rahim di Pilkada Halteng terupdate semakin merata. Salah satu faktornya karena masyarakat mulai menyadari bahwa Edy-Langkara dan Abd. Rahim Odeyani adalah pemimpin Halteng yang tepat. Elang-Rahim duet pemimpin yang komplit baik dari sisi sosiologis falsafah Fagogoru maupun pendekatan pemerintahan moderat.
Selain itu, menumbuhnya kesadaran dimana warga Halteng semakin menyadari bahwa apa yang disaksikan di panggung Pilkada Halteng saat ini lebih banyak dipengaruhi desain kepentingan politik yang potensial mengaburkan hakikat politik sosiologis di Pilkada Halteng.
Sementara salah satu tokoh Kecamatan Patani Barat, Amri Mahdi dihadapan Edi Langkara dan Abd Rahim Odeyani mengatakan di tempat ini menjadi sejarah dan peristiwa dari jumlah DPT Patani 3.600 jiwa. “Insyaallah kami dari patani barat akan memberikan kado terindah pada tanggal 27 November.
Dari Seben Popo sampai bobane indah yang meliputi 5 desa dan 1 desa persiapan yaitu Bobane remdito memiliki suara 3.600 insyaallah akan memberikan 1.500 untuk pasangan Elang-Rahim,” ujar Amri.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!