Sofifi, Maluku Utara – Wakil Ketua DPRD, Kuntu Daud turut menyoroti kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara (Malut). Pasalnya, buruknya kinerja mengakibatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun 2025 di dinas tersebut dipangkas hingga ratusan miliar.
Sebelumnya, Pj Sekda Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan memangkas anggaran DAK di Dikbud Malut untuk tahun 2025 sehingga tersisa Rp 19 miliar saja. Meski begitu Abubakar mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan penurunan DAK tersebut. Ia berjanji akan memanggil pihak Dikbud untuk menjelaskan terkait penurunan anggaran tersebut.
“Sangat menyedihkan, kenapa saya katakan demikian, itu artinya dinas pendidikan ini tidak bekerja secara maksimal, sehingga perlu dievaluasi,” kata Kuntu Daud, melalui sambungan telepon, Rabu (02/10/2024).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!