Sementara, Kordiv HP2H Bawaslu Pulau Morotai, Mulkan Hi. Sudin, mengatakan bisa jadi tim Rusli-Rio menemukan di lapangan seperti yang disampaikan. “Artinya mereka menemukan orang perorang kemudian mereka tanyakan, apakah sebagian masyarakat sudah masuk dalam daftar pemilih ataukah belum. Ternyata jawaban masyarakat bahwa belum,” ujarnya.
Menurut Mulkan, pemilih yang ditemukan itu dapat dicocokkan dalam daftar pemilih yang ditempelkan PPS karena dicantumkan juga NIK KTP masyarakat. “Karena bisa saja nama-nama yang ada itu sudah ada didalam daftar pemilih, cuman waktu pengecekan mungkin ada kesalahan sehingga tidak ditemukan atau tidak sama begitu,” kata dia.
Karena itu, Mulkan sependapat dengan Sitti, bahwa tim Rusli-Rio harus memasukkan nama 100 orang lebih yang ditemukan ke KPU untuk dikroscek atau dicocokkan dengan daftar pemilih di KPU.
“Kalau misalkan dia memenuhi syarat tinggal dicocokan saja, dan kalau tidak memenuhi syarat lagi maka kira-kira bagaimana, apakah pihak LO tim Rusli-Rio langsung membuktikan orangnya ke KPU. Jika bisa, kapan waktunya kita melakukan penelusuran,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!