Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut), tengah melakukan refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Refocusing atau pemangkasan anggaran ini bertujuan untuk menutupi utang pemerintah daerah.
Pj Sekprov Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengungkapkan pendapatan yang ditargetkan pada tahun 2024 ini sebesar Rp 4,1 triliun. Berjalannya waktu, berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), di triwulan I sampai triwulan II diprediksi PAD tidak mencapai target.
“Jadi berdasarkan informasi dari Bapenda, pendapatan kita hanya bisa capai sampai Desember 2024 adalah Rp 3,7 triliun, jadi ada kekurangan pendapatan kurang lebih Rp 300 miliar, karena tidak mencapai target sehingga pada APBD-P kita menyesuaikan dengan pendapatan,” kata Pj Sekda Abubakar Abdullah, saat diwawancarai Haliyora.id, Rabu (11/9/2024).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!