“Beredar perkelahian antara Ambon dan Tobelo itu tidak benar, itu tidak benar, tidak ada permasalahan suku, kedua belah pihak sama-sama ada yang jadi korban,” ungkap Kapolres Halmahera Tengah AKBP Aditya Kurniawan saat dikonfirmasi.
Kata Aditya, untuk situasi pasca terjadinya penganiayaan di Desa Lelilef saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Kasus ini sudah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Halteng, sementara Tim Resmob juga diturunkan untuk mencari keberadaan pelaku. “Sedangkan korban sudah dalam perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi sadar,” sambungnya.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kapolres Halteng menghimbau agar semua pihak menahan diri, dan tentunya Polres Halteng sudah bersinergi dengan Kodim 1512/ Weda, aparat desa dan para ketua paguyuban.
“Intinya jangan gara-gara ada oknum masyarakat yang mabuk dan berkelahi, semuanya jadi perpecahan apalagi bawa-bawa suku. Saya yakin dan percaya masyarakat khususnya di Desa Lelilef sudah paham situasinya, dan tidak mudah terprovokasi” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!