Pemda Pulau Morotai Klaim Turunkan Angka Stunting

Muchlis menjelaskan, intervensi sensitif yaitu pemberian makanan tambahan, pemberian obat tambah darah. Sedangkan intervensi spesifik yaitu intervensi yang tidak berpengaruh langsung.

“Padahal kalau nasional itu harusnya 14 persen, tetapi kita di Morotai sudah dibawah rata-rata, sehingga kita paling dibawa sebagaimana dalam hasil SKI, itu survei pada tahun 2023, nanti di tahun 2025 baru 2024 diumumkan lagi,” terangnya.(RF/Red)

BACA JUGA  Gubernur Sherly : RPJMD Maluku Utara Targetkan Pengembangan SDM Unggul
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah