Bobong, Maluku Utara- PT Adidaya Tangguh (ADT) diduga sengaja menutupi jumlah pemakaian tenaga kerja asing (TKA) yang saat ini bekerja di perusahaan besi yang beroperasi di Kabupaten Pulau Taliabu.
Pasalnya, berdasarkan data TKA yang dilaporkan oleh PT ADT ke Pemda Pulau Taliabu, jumlah TKA yang saat ini bekerja di perusahaan tambang biji besi tersebut hanya berjumlah 40 orang saja.
Laporan tersebut justru berbeda dengan data Kementerian Tenaga Kerja. Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja, jumlah TKA yang terdaftar sebanyak 78 orang.
Ini juga diakui oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Pulau Taliabu, Gafarudin yang dikonfirmasi Haliyora. id.
Gafarudin mengakui dirinya pun sangsi dengan data pemakaian TKA yang dilaporkan oleh PT ADT ke Pemda Pulau Taliabu.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!