Tidore, Maluku Utara – Warga Kelurahan Doyado di Kecamatan Tidore Timur, Tidore Kepulauan melakukan protes kepada Kepala Sekolah SDN Doyado, Rosmala karena diduga tidak transparan dengan pengelolaan anggaran sekolah.
Protes tersebut dilakukan dengan melakukan pemalangan ruang kepala sekolah dan gerbang sekolah SDN Doyado. Akibat dari aksi ini, para siswa-siswi terpaksa diliburkan pada Senin (15/1/2024).
“Dari masalah tersebut kami kemudian menuntut agar Inspektorat Tikep segera membuka hasil audit yang dilakukan di Sekolah SDN Doyado beberapa minggu lalu, dan Dinas Pendidikan segera copot Kepsek SDN Doyado,” tegas koordinator aksi Yunus Harun melalu rilis yang diterima redaksi Haliyora.id.
Yunus menegaskan, aksi yang dilakukan oleh pihaknya ini murni karena bentuk kepedulian terhadap sekolah bukan dilatarbelakangi oleh kepentingan lain.
Lanjutnya, dari hasil hearing antara Dinas Pendidikan dan warga Doyado, Kabid SD Dinas Pendidikan yaitu Yakub Ismail berjanji akan menindaklanjuti tuntutan tersebut dan menegaskan dalam waktu dekat akan mengevaluasi Kepala Sekolah SDN Doyado.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!