Daruba, Maluku Utara- 88 Kepala Desa di Kabupaten Pulau Morotai, kompak melakukan aksi protes atas belum dibayarnya gaji mereka termasuk para perangkat desa selama empat (4) bulan sejak Agustus hingga November 2023.
Aksi protes itu serempak dilakukan dengan memalang kantor desa lantaran Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai belum membayar sisa Alokasi Dana Desa (ADD) serta Dana Bagi Hasil (DBH) desa. Akibat belum dicairkannya sisa anggaran desa serta DBH ini membuat selama 4 bulan terakhir para kades dan perangkat desa terpaksa gigit jari.
Aksi ini dilakukan serentak pada Minggu (3/12/2023), malam tadi sekitar pukul 12.00 Wit.
“Betul, tadi malam kami telah melakukan pemalangan kantor desa, dan ini sudah dilakukan oleh puluhan desa yang di Kecamatan Morotai Selatan. Untuk desa-desa lain menyusul pagi ini,” kata Kades Darame, Muhammad Saimad.
Senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Joubela, Kecamatan Morotai Selatan, Irfan Muhammad.
“Kami memalang kantor desa secara serentak, pemalangan kantor desa berdasarkan hasil rapat DPC APDESI Pulau Morotai pada Sabtu 2 Desember 2023 di Desa Gotalamo,” ungkap Irfan.
Menurut Irfan, sejauh ini tidak adanya kejelasan dari pemerintah daerah terkait pembayaran sisa ADD dan DBH. “Tentunya sangat berpengaruh pada penyelenggaraan pemerintah desa,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!