“Jadi, baik data stunting, ASN, jumlah jabatan, maupun data warga penerima BLT di 249 desa di update dalam sistem aplikasi sehingga menjadi fungsi kontrol pemerintah dan warga untuk diakses. Karena dilakukan secara sistematis update datanya by name by address,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, aplikasi ASIDA akan diterapkan dan dilaunching setelah seluruh data dan informasi selesai di update ke aplikasi tersebut.
“Sementara ini dalam tahapan penginputan data dari desa maupun OPD, insya Allah jika semua sudah melaporkan data untuk diinput ke dalam aplikasi kami akan menggelar launching aplikasi untuk sosialisasi ke warga,” pungkasnya. (RA-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!