Kata Usman, indeks pembangunan manusia (IPM) dari tahun 2021 sebesar 64,19 persen, naik menjadi 65,09 persen pada tahun 2022. Sementara angka harapan hidup untuk tahun 2022 sebesar 66,22 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 65,93 tahun.
Lanjut menurut Usman, untuk penduduk miskin di Halsel terus mengalami tren positif yaitu terjadi penurunan angka kemiskinan. Di mana tahun 2021, persentase penduduk miskin 5,19 persen, turun menjadi 4,99 persen di tahun 2022.
“Bahkan persentase tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2021 sebesar 1,94 persen mengalami penurunan menjadi 1,51 persen di tahun 2022,” urai Usman.
Politisi PKB itu juga mengurai target dan realisasi pendapatan 2022. Katanya, realisasi pendapatan daerah sampai dengan akhir Desember 2022 sebesar 1.636.130.186.395 rupiah atau 100,45 persen dari target sebesar 1.628.761.713.631 rupiah.
Kemudian disentil Usman, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dianggarkan sebesar 153.552.494.581 rupiah dan realisasinya sebesar 115.829.080.853 rupiah atau mencapai 75,43 persen yang sudah termasuk pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
“Pendapatan transfer daerah dianggarkan sebesar 1.469.184.860.567 rupiah dan realisasi sebesar 1.515.674.799.342 rupiah atau meningkat 103,16 persen yang terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat dianggarkan sebesar 1.436.641.502 rupiah dengan realisasi sebesar 1.498.931.250.919 rupiah atau naik sebesar 104,34 persen,” rincinya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!