“Dan pendapatan transfer antar daerah atau Dana Bagi Hasil (DBH) dianggarkan sebesar 32.543.358.568 rupiah dengan realisasinya sebesar 16.743.548.423 rupiah atau capaian sebesar 51,45 persen. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah dianggarkan sebesar 6.024.358.483 rupiah dengan realisasinya sebesar 4.626.306.200 rupiah atau capaian sebesar 76,79 persen,” urainya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan, untuk anggaran belanja daerah tahun 2022 sebesar 1.690.180.473.709 rupiah dengan realisasinya sebesar 1.585.833.681.293 rupiah atau mencapai 93,83 persen.
Terdiri dari belanja operasi yang dianggarkan sebesar 1.010.152.051.703 rupiah dan realisasinya sebesar 931.684.117.602 rupiah atau sebesar 92,23 persen yang didalamnya terdapat belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah dan belanja bantuan sosial.
“Belanja modal dianggarkan sebesar 372.839.703.759 rupiah dan realisasinya sebesar 361.796.898.934 rupiah atau capaian sebesar 97,04 persen. Untuk belanja tidak terduga dianggarkan sebesar 19.237.971.055 rupiah dengan realisasi sebesar 6.263.643.195 rupiah atau capaian sebesar 32,56 persen,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!