Objek penagihan kami hanya di wilayah pasar CBD dan 10 ruko, sehingga kami hanya mendapatkan Rp 385 juta sekian untuk PAD pada tahun lalu. Sementara untuk di kios-kios itu bukan wilayah kami
Nasrun Mahasari (Kadis Perindagkop dan UMKM Morotai)
Morotai, Maluku Utara- Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Pulau Morotai, Nasrun Mahasari mengakui Pendapatan Asli Daerah (PAD) di dinasnya pada tahun 2022 tidak mencapai target seperti yang ditetapkan.
“Target PAD untuk Disperindagkop pada tahun 2022 lalu itu sebesar Rp 2,7 miliar, tapi realisasinya yang kita dapatkan hanya Rp 385 juta lebih,” aku Nasrun kepada Haliyora.Id, Rabu (8/2/2023).
Nasrun beralasan, penerimaan yang tidak mencapai target ini karena objek yang digarap Perindagkop UKM hanya pada wilayah pasar.
“Jadi objek penagihan kami hanya di wilayah pasar CBD dan 10 ruko, sehingga kami hanya mendapatkan Rp 385 juta sekian untuk PAD pada tahun lalu. Sementara untuk di kios-kios itu bukan wilayah kami,” jelasnya.
Kendati demikian, dirinya optimis tahun 2023 ini Disperindagkop UKM tetap berupaya untuk meningkatkan PAD.
“Target tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, kami tetap berupaya untuk PAD pada tahun ini. Paling tidak dari setengah target PAD yang ditetapkan itu itu,” tandasnya. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!