Ternate, Maluku Utara- Dinas PUPR Kota Ternate memastikan pekerjaaan penataaan kawasan di belakang Jatiland Mall Ternate akan dikerjakan awal Desember tahun 2022 ini.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, mengatakan, proses pekerjaan tersebut dilakukan dua segmen, yaitu segmen pertama adalah pekerjaan pembangunan anjungan sepanjang 102 meter, lampu taman, ditambah tempat duduk dan pedestrian atau trotoar. Sementara segmen kedua juga dilakukan pekerjaan yang sama, yaitu pekerjaan pedestrian dan pemasangan lampu.
“Tapi pada segmen satu, kita lebih dulu lakukan pekerjaan anjungan dengan panjang 102 meter dan saluran air,” kata Rus’an begitu dikonfirmasi, Selasa (29/11/2022).
Pembangunan anjungan ini, sambung Rus’an, tidak jauh berbeda dengan anjungan yang ada di taman Kota Ternate di Kelurahan Toboko. “Anjungan yang dikerjakan ini tidak menggunakan tiang pancang, tapi hanya diletakkan di atas batu dan kita gali sedikit untuk dipasang telapak penahan,” ucapnya.
Meski begitu, kata Rus’an, dalam proses pekerjaan, pihaknya meminta kepada kontraktor untuk membagi dua shift pekerjaan, sehingga pekerjaan tersebut dilakukan pada siang dan malam. Ini dikarenakan batas waktu pekerjaan yaitu tanggal 31 Desember 2022. “Karena waktu kita satu bulan, jadi harus dibagi dua shift, supaya pekerjaan cepat terselesaikan,” ungkapnya.
Rus’an menambahkan bahwa semua akses yang berada di belakang Jatiland Mall Ternate ditutup sehingga tidak mengganggu pekerjaan yang akan dilakukan, termasuk upaya relokasi pedagang yang masih berjualan di area itu.
Sementara, Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Muchlis Djumadil, menambahkan, mulai besok tanggal 30 November 2022, para pedagang yang masih berjualan di area Mall Jatiland mulai dipindahkan.
Dikatakan, pedagang yang sampai saat ini berjualan di lokasi tersebut dikarenakan proses pekerjaan segmen pertama belum dilakukan, sehingga para pedagang diberikan kesempatan untuk berjualan.
“Sekarang dari pihak PUPR Kota Ternate sudah akan memulai pekerjaan segmen pertama, jadi mulai besok kita akan arahkan semua ke dalam pasar percontohan,” katanya.
“Untuk jumlah pedagang yang masih berjualan di lokasi itu belum diketahui pasti jumlahnya, karena ada yang berkurang dan ada yang datang berjualan,” tambah Muchlis. (Arul-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!