Sofifi, Maluku Utara- Lantaran malu dan tak mau berurusan dengan aparat hukum di sisa masa jabatannya, Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, meminta kepada pimpinan OPD dan bendahara yang tak proaktif menyelesaikan temuan BPK serta mendukung program pemerintahannya agar segera mengundurkan diri dari jabatan.
Kekesalan ini Gubernur sampaikan saat menggelar rapat bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kantor perwakilan Provinsi Maluku Utara, Selasa (4/10/2022).
“Bagi Kepala OPD dan bendahara yang tidak proaktif segera mundur. Untuk itu saya meminta BPK agar terus melakukan pemeriksaan seluruh keuangan di Pemprov, jika ada bendahara dan kepala OPD masih nakal apa boleh buat, silahkan diperiksa,” tegas AGK.
Kekesalan Gubernur ini belum lagi ditambah ketika ia mendapatkan laporan BPK yang mengungkap buruknya tata kelola keuangan Pemprov, proyek mangkrak hingga mengendus adanya praktik gratifikasi pada proses pelelangan proyek.
“Kami juga sudah mengelilingi di seputaran Kota Sofifi, melihat banyak sekali pembangunan yang mangkrak, dan itu saya sangat malu, sehingga saya berharap inspektorat agar segera mengawasi semua permasalahan tersebut. Saya juga berharap BPK agar terus melakukan pengawasan dengan baik, jika saya salah disampaikan,” tutup AGK. (Sam-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!