Atap Gedung Sekolah Unggulan di Morotai Rusak, Kepsek Harap ada Kepedulian

Morotai, Maluku Utara- Sejumlah guru di SDN Unggulan III Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, mengeluhkan soal kerusakan gedung sekolah. Keluhan ini menyusul beberapa bidang bangunan seperti atap sekolah, pintu, dan plafon hingga beberapa ruas bangunan sekolah mengalami kerusakan. Hal ini dikhawatirkan mengancam keselamatan mereka dan para siswa.

Amatan Haliyora, tampak gedung yang memiliki 6 ruang belajar itu mengalami kerusakan parah, terutama plafon di ruang kelas.

Kepala Sekolah SDN Unggulan III Desa Sangowo, Alhafiz Musapao kepada haliyora.id menuturkan, selain 6 unit ruang belajar, ada juga 1 (satu) ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang sudah mulai rusak. Disebutkan, dari kerusakan tersebut, yang paling parah adalah kerusakan plafon sekolah.

BACA JUGA  Awal Terbuang Kini Disayang, Bupati Tunjuk Indra Faris Jabat Kepala Damkar Halsel

Ia mengisahkan, pernah sekali waktu di musim hujan pada Desember tahun lalu, plafon yang rusak itu tiba-tiba runtuh. Beruntung tidak ada siswa yang beraktivitas di kelas saat itu.

“Waktu itu bertepatan dengan musim hujan, tiba-tiba plafon itu runtuh, untunglah tidak ada murid kami di dalam kelas, namun beberapa meja belajar rusak akibat ditimpa plafon yang jatuh itu,” ungkap Alhafiz, (27/7/2022).

Menurutnya, kerusakan beberapa bidang bangunan serta plafon tersebut jika tidak diperbaiki tentu sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar termasuk mengancam keselamatan murid-muridnya.

“Plafon sekolah ini pernah diperbaiki, tapi rusak lagi akibat atapnya yang bocor. Kalau hanya perbaiki plafonnya, lantas atapnya tidak diperbaiki itu sama saja. Karena kalau musim hujan, air merembet masuk ke plafon hingga basah, lama kelamaan tentu rusak,” sebutnya.

BACA JUGA  Seleksi Dirut Perumda Ake Gaale Ternate Tunggu SK Pansel

Alhafiz berharap, ada kepedulian Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk memperbaiki kerusakan sekolah tersebut termasuk plafon sekolah. Ini bertujuan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar para siswa di sekolah tersebut.

“Mudah-mudahan di tahun 2023, jika ada anggaran DAK, bisa diprioritaskan ke sekolah kami. Kalaupun belum ada anggaran untuk perbaikan kiranya ada solusi atau langkah lain untuk memperbaiki kerusakan plafon sekolah. Ini untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” pintanya. (Tir-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah