Bupati Usman Sidik Beberkan 12 Prestasi, Satu Tahun Kepemimpinannya di Hari Jadi Halsel

Halsel, Maluku Utara– Upacara peringatan Hari jadi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ke 19 yang berlangsung di halaman kantor Bupati, Kamis (9/6/2022) kemarin berlangsung penuh hikmat.

Bupati Halsel, Usman Sidik yang memimpin langsung upacara hari jadi mengakui, sejumlah prestasi telah ditorehkan selama satu (1) tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Hasan Bassam Kasuba.

Bupati Usman Sidik mengatakan, berkaitan dengan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang telah di laksanakan selama kurun waktu satu tahun ini, telah berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Visi dalam dokumen RPJMD tahun 2021-2026 Pemda Kabupaten Halsel yaitu, bersatu mengembalikan senyum Halmahera Selatan yang lebih baik berkeadilan dan penuh berkah,” kata Usman Sidik.

Bupati Usman Sidik menyampaikan, dalam rangka mewujudkan visi tersebut, telah ditetapkannya Tujuh (7) misi Pemda Halmahera Selatan yakni Sapta Cita, yaitu, merevitalisasi kebersamaan dan kedamaian seluruh komponen masyarakat dalam bingkai semangat ‘Saruma’, meningkatkan kualitas sistem pelayanan pemerintahan yang bertumpu pada prinsip reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta manajemen berbasis nilai.

Selain itu, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui revitalisasi sistem pelayanan jaminan sosial masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui revitalisasi sistem pelayanan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan terjangkau, merevitalisasi sistem kemandirian ekonomi daerah berbasis budaya yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal unggulan yang bernilai tambah dan berdaya saing, mengembangkan sistem pembangunan infrastruktur terpadu berbasis kepulauan yang berkualitas dan merata bagi kepentingan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta ramah lingkungan.

Revitalisasi lainnya yaitu, melestarikan kembali nilai luhur budaya dan adat siatorang sebagai sumber inspirasi pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang beradab dan berkepribadian, insya Allah kami akan wujudkan visi-misi dan melaksanakan program tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, kepemimpinan Bupati Usman-Bassam, setahun terakhir telah menorehkan prestasi gemilang baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional.

Sejumlah prestasi tersebut antara lain, dibidang keuangan, Pemda Halsel memperoleh predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah (LKPD) tahun 2021 dari BPK RI perwakilan Maluku Utara, dan meraih peringkat pertama terbaik se Maluku Utara atas tindak lanjut hasil temuan pemeriksaan keuangan tahun 2021 yang telah mencapai 80,14 persen.

BACA JUGA  Pamit ke Publik, Ini Pesan Menohok Plt Gubernur Malut

Torehan lainnya adalah, peringkat ke II pengelolaan terbaik Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 se-Maluku Utara dengan tingkat capaian realisasi anggaran sebesar Rp 289,2 miliar atau terbesar pertama dari 10 Kabupaten/Kota di Maluku Utara.

Selain itu, Pemda Halsel juga meraih peringkat III dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara dalam penilaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK di tahun 2021 terhadap delapan (8) area intervensi.

Dalam perencanaan dan penganggaran APBD, Pemda Halsel meraih peringkat I dengan nilai 72,4 persen, pengadaan barang dan jasa menduduki peringkat I dengan nilai 92,13 persen, optimalisasi pajak berada di peringkat I dengan nilai 75,19 persen, manajemen aparatur sipil negara meraih peringkat II dengan nilai 66,27 persen.

Untuk tata kelola keuangan Desa, menempati peringkat ke III dengan nilai 45,75 persen, sedangkan III area intervensi lainnya terkait manajemen aset daerah, pengawasan aparat pengawas internal, pemerintah, dan perizinan, Pemda Halsel berada di peringkat IV besar dari 10 Kabupaten/Kota dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Untuk aspek pencegahan Covid-19, Pemda Halsel melalui kegiatan vaksinasi dosis 1, mampu mencapai 76 persen dari target Pemerintah Pusat sebanyak 88.000 jiwa penduduk.

“Pemda Halsel juga meraih peringkat pertama dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Provinsi Malut tahun 2021, Pemda berhasil raih predikat kedua dalam perencanaan pembangunan daerah di lingkup Pemda se Maluku Utara,” papar Bupati Usman Sidik.

Obama sapaan akrab Bupati Usman Sidik, mengakui selain capaian diatas, sebanyak 12 terebosan pembangunan sudah dilakukannya bersama Wabup Bassam Kasuba selama satu tahun terakhir.

“Terobosan pertama, yaitu melakukan pertemuan dengan komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan insya Allah dalam waktu dekat komisi V DPR RI akan melakukan kunjungan kerja di Halsel, kedua melakukan pertemuan dengan Mengko Marfes dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan investasi di Halsel khususnya percepatan pelaksanaan proyek strategis Nasional kawasan industri di pulau Obi, melakukan pertemuan dengan beberapa menteri terkait dalam rangka mewujudkan pembangunan lintas sektor di Halsel,” ungkap Bupati Usman Sidik.

BACA JUGA  Kabid Bina Marga Dinas PUPR Malut Sowan ke Kantor Kejati, Ada Apa?

Terobosan lainnya lanjut Bupati, yakni pembangunan infrastruktur pendukung Labuha Smart City yang meliputi pembangunan Papaloang Park, pembangunan kawasan Zero Point, pembangunan UMKM Milenial, penataan kawasan pantai Mongga Tembal, dan pembangunan Nusara sebagai pulau wisata.

Bupati Usman Sidik juga memaparkan, Pemerintah Kabupaten Halsel menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan berbagai instansi dan perguruan tinggi dalam rangka peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kesehatan.

Keberhasilan lainnya yaitu, membangun fasilitas pendukung jalan dan jembatan di sejumlah ruas jalan dalam wilayah Kabupaten Halmahera Selatan antara lain, jalan hotmix Sayoang – Bori Kecamatan Bacan Timur sepanjang 2,5 km, terbangunnya jalan hotmix Rabutdaiyo-Sangapati atau Jalan Lingkar Pulau Makian sepanjang 1,6 km, terbangunnya jalan Belang Belang – Yaba sepanjang 4 KM, perbaikan geometrik ruas jalan Samo-Lalubi Kecamatan Gana Barat Utara, terbangunnya jembatan Gorup di Kecamatan Pulau Makian, serta mendorong terbangun jalan lingkar Pulau Obi sepanjang 19 KM, terbangunnya jalan situ di Madopolo Barat dan Gunung Koloa sepanjang 5 km, terbangunnya jalan situ ruas jalan desa Awanggo sepanjang 1,5 KM, terbangunnya jalan lapen dalam kota Labuha sepanjang 1,5 KM, dan terbangunnya jembatan gantung SP4 Laluin dan terbangunnya jembatan Gurua di Kecamatan Pulau Makian.

Bupati Usman menambahkan, keberhasilan Pemda Halsel selama kepemimpinannya juga berhasil meraih peringkat ke V hasil evaluasi Smart City oleh Kominfo RI per tahun 2021 yaitu dengan telah terbangunnya 84 tower BTS dan pada tahun 2022, sementara 137 BTS saat ini sedang dalam tahap solder tes atau pengujian sampel tanah Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program smart city atau Desa pintar.

Untuk mendukung program Smart government, telah dibangun fiber optik yang tersambung pada seluruh satuan kerja Perangkat daerah dan sudah terbangunnya data senter dan aplikasi Smart Labuha.

“Kami berharap pada momentum peringatan hari ulang tahun Halmahera Selatan ke-19 dengan tema, semangat hari ulang tahun Halsel ke-19 kita wujudkan masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan menuju senyum Halmahera Selatan pada tahun 2026 ini dapat terealisasikan,” pungkasnya. (Asbar-***)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah