Tidore, Maluku Utara- Tercatat, sebanyak 21 rumah warga dusun Toburo, Desa Kusu Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan tergenang banjir akibat luapan sungai Toburo pada Jumat, (27/5/2022) kemarin. 14 rumah di antaranya rusak sedang.
Kepala Desa Kusu, Anwar Lukman, saat dikonfirmasi melalui handphone Sabtu (28/5/2022), mengatakan, hujan deras yang mengguyur seharian itu mengakibatkan air sungai Toburo meluap dan masuk ke pemukimam warga hingga menggenangi puluhan rumah setinggi lutut orang dewasa.
“Penyebab karena adanya longsor di belakang Fesa Kusu serta sungai yang sudah dangkal sehingga air dengan mudah meluap hingga ke pemukiman warga sekitar pukul 15:00 WIT, dan baru surut sekitar pukul 18:00 WIT, ” ungkap Anwar.
Kerugian akibat dari banjir ini ditaksir hingga puluhan juta rupiah.
“Untuk kerugian materi dari dampak banjir sudah didata yang jelas kerugiannya pada perabot-perabot rumah tangga,” kata Anwar Lukman.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tikep, Muhammad Abubakar yang dikonfirmasi Haliyora menyampaikan, pihaknya bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara telah meninjau langsung lokasi banjir di dusun Toburo Desa Kusu untuk menghitung kerugian dari dampak banjir tersebut.
“Kami sudah buat pendataan kerusakan seperti perabot rumah tangga, dan kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk bantuan pangan dan sandang,” ujar Muhammad Abubakar, Sabtu (28/5/2022).
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, sore tadi, pihaknya telah menurunkan alat berat untuk membuat tanggul darurat serta pengerukan sungai Toburo.
“Sore tadi kami sudah menurunkan alat berat untuk buat pengerukan sungai Toburo dan dari balai BWS telah membuat tanggulnya,” kata Muhammad. (Y-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!