Musda LPM Maluku Utara Bakal Hadirkan Mendagri dan Menteri PPN Bappenas

Ternate, Maluku Utara- Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD-LPM) Provinsi Maluku Utara akan menggelar Musda ke-III pada 07 Maret 2022.

Tema yang diangkat pada Musda kali ini adalah “Sinergitas Pemerintah dan Pemerintah Daerah Maluku Utara Mewujudkan Kota Sofifi Sebagai Sentra Pemerintahan Terintegrasi Maju dan Mandiri”.

Sekretaris Panitia Pelaksana Muda Ke III LPM, Said Mala mengatakan, Musda ke III akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi.

Said mengatakan, alasan memilih Kota Sofifi sebagai tempat pelaksanaan Musda ke III agar mendatangkan pihak yang memiliki kewenangan untuk memajukan daerah Sofifi seperti Ketua DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa.

BACA JUGA  Kadinkes Ternate Akui Selama Ini Insinerator Tidak Punya Izin Operasi

Para petinggi negara tersebut, sambung Said, akan berbicara tentang pengembangan dan percepatan pembangunan wilayah Sofifi.

“Musda akan kita laksankan di Sofifi ini sebagai isyarat sentralisasi dan kemandirian pemerintahan untuk mempercepat pembangunan di wilayah setempat. Jadi para petinggi negara akan berbicara tentang pengembangan dan percepatan pembangunan wilayah Sofifi,” kata Said saat ditemui Haliyora, Jum’at (04/02/2022)

Sementara, Plt. Ketua DPD LPM Maluku Utara, M. Basry Hamaya menambahkan, bahwa Musda dilaksanakan dalam rangka reorganisasi, rekonsolidasi, dan restrukturisasi LPM Maluku Utara. ”Karena selama kepengurusan DPD LPM Maluku Utara masa Beny Laos tidak berjalan dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA  Partai Golkar Buka Opsi Gandeng Petahana di Pilwako Ternate

Basry menyebutkan, beberapa nama kandidat calon ketua mulai muncul jelang Musda. Nama-nama tersebut berlatar belakang politisi, birokrasi, bahkan dari teknokrat.

“Seperti Kepala Bappeda Maluku Utara, Salmin Janidi dan salah satu anggota DPR RI dapil Maluku Utara,” ungkap Basry.

Meski begitu, sambung Basry, siapa saja bisa mencalonkan diri sebagai Ketua DPD LPM Provinsi Maluku Utara. “LPM ini organisasi terbuka, jadi siapa saja bisa mencalonkan diri menjadi Ketua Umum DPD LPM. Lembagai ini juga memiliki basis lebih banyak di desa-desa, karena untuk menjaring aspirasi dari bawah (desa) untuk membangun dan menciptakan kemakmuran di desa,” pungkasnya. (Arul***/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah