Bobong, Maluku Utara- Polsek Taliabu Timur Selatan (Taltimsel) mengamankan 13 warga Desa Auponhia Kecamatan Mangoli Selatan Kabupaten Kepulauan Sula yang melakukan pengeroyokan terhadap Hengky Ngamel (38) warga Desa Waikadai Kecamatan Taliabu Timur Selatan Kabupaten Pulau Taliabu.
Peristiwa pengeroyokan berawal dari pertengkaran antara Hengky dan La Juna La Husa terkait masalah lahan dusun kelapa.
Kapolsek Taliabu Timur Selatan, IPDA Ikbal Umanahu kepada Haliyora via WhatsApp, Minggu (30/01/2022), mengatakan, Pengeroyokan ini terjadi saat masyarakat Desa Auponhia Kecamatan Mangoli Selatan Kabupaten Kepulauan Sula menghadiri acara sunatan keluarga di Desa Airkadai Kecamatan Taliabu Timur Selatan Kabupaten Pulau Taliabu.
“Pada awalnya sudara Hengky Ngamel (korban) dan saudara La Juna La Husa berselisih paham mengenai lahan dusun kelapa, sekitar pukul 19.15 Wit 29 Januari 2022. saudara Hengky Ngamel mendatangi kediaman sudara La Juna dalam keadaan mabuk melihat keadaan seperti itu Oskar Lamekey Timu yang kebutulan kenal baik dengan Hengky Ngamel, membujuk dan sempat membawanya pulang ke rumah,” jelasnya Kapolsek.
Setelah dibujuk dan pulang ke rumahnya, namun Hengky malah mengambil sebilah parang dan kembali menuju rumah La Juna sambil mengayunkan pedangnya. Ia sampat menebas salah seorang warga bernama Sapsuha yang berdiri di jalan depan rumah La Juna.
Sejumlah warga yang kebetulan berada di rumah Mus, tetangga La Juna melihat kejadian tersebut lantas keluar dan mengeroyok Hengki. Mereka memukul Hegky dengan kayu pagar rumah hingga terjatuh bersimbah darah.
“Karena sudah jatuh dan tak berdaya lagi, maka Hengki diangkat dan dibawa ke rumah warga lain terdekat, ternyata Hengki pingsan sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas Loseng untuk mendapatkan perawatan medis,” cerita Kapolsek.
Ditambahkan Kapolsek, saat ini Hengky masih dirawat di Puskesmas Loseng, sementara 13 warga pengeroyok di Mapolsek Taliabu Selatan untuk dimintai keterangan.
“Kami juga amankan Barang Bukti (BB) berupa parang milik Hengky dan sepotong kayu yang digunakan pengeroyok memukul korban. Kasus ini dalam penyelidikan Reskrim Polsek,” tutup Kapolsek. (Ham-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!