Ternate, Maluku Utara- Pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 -12 tahun di Kota Ternate Maluku Utara mendapat tanggapan dari orang tua murid. Meskipun sosialisasi vaksinasi di sekolah telah dilakukan.
Sebagaimana disampaikan Hasni, salah satu orang tua Murid kepada Haliyora, bahwa vaksinasi kepada anak harus mendapat persetujuan orang tuanya. Karena orang tua yang paling tau perkembangan kesehatan anaknya.
Dikatakan, hingga saat ini pihak yang melakukan vaksinasi belum melakukan sosialisasi, bahkan meski vaksinasi sudah disosialisasikan namun orang tua wali pasti ingin anaknya terlindungi.
Warga Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate ini menyebutkan bahwa penanganan penularan Covid-19 bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota Ternate, tetapi juga orang tua, namun harus dipastikan anak yang akan divaksin dalam kondisi sehat sebelum divaksin.
“Kita minta sebelum dilakukan vaksinasi harus memastikan anak tersebut dalam kondisi sehat dan stabil, karena daya tahan tubuh setiap anak pastinya berbeda-beda, jadi jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Sementara Yulianti, orang tua siswa lainnya saat mengikuti sosialisasi vaksinasi anak yang dilaksanakan di Puskesmas Perawatan Siko, Kecamatan Ternate Utara pada Kamis (27/01/2022), merasa khawatir dampak yang ditimbulkan setelah anak divaksin.
“Saya belum setuju, nanti tunggu setelah orang dewasa divaksin. Saya khawatirkan daya tahan tubuh anak saya,” kata Yulianti.
Safrin, orang tua siswa lainnya mengaku masih membutuhkan waktu untuk melihat mental anaknya terlebih dahulu sebelum divaksin. “Anak saya tetap akan divaksin, tetapi butuh waktu untuk membentuk mentalnya. Karena jangankan anak-anak, orang tua saja ada yang takut jarum suntik, jadi peran pemerintah melalui sosialisasi dan edukasi yang dilakukan bisa lebih efektif lagi sehingga bisa meyakinkan orang tua siswa,” tutupnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!