Guru Cekik Siswa, Kacabdigbud Sula Janji Tindak Tegas

Sanana, Maluku Utara- Kepala Cabang Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kacabdigbud) Kapulauan Sula Syawal Umanahu janji akan tindak tegas para guru honorer maupun guru PNS yang melakukan tindakan melawan hukum kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menegah Kejuruan (SMK).

Hal itu disampaikan Syawal kepada Haliyora, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/01/2022).

Penegasan Kepala Cabang Dinas Dikbud Sula tersebut merespon sebuah video pendek yang menayangkan aksi seorang guru honorer salah satu SMA swasta di Falabisahaya (SMA Muhammadiyah) inisial MHU yang terlihat mencekik leher seorang siswanya.

BACA JUGA  Pembangunan Puskesmas Lelilef Senilai Rp 8 Miliar Kena Adendum Dua Kali, PPK Ungkap Masalahnya

Video berdurasi 0,30 detik yang sempat viral di media sosial tersebut, memperlihatkan sang guru mencekik siswanya saat berunjuk rasa di depan sekolah belum lama ini.

Berikut vidoe pemukulan siswa oleh seorang guru:

“Kalau ini dilakukan oleh guru SMA/SMK umum di bawah naungan saya maka saya langsung pecat,” tandasnya.

Meski bukan di bawah kewenangannya, namun Syawal mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak Yayasan Muhammadiyah untuk mengambil tindakan terhadap oknum guru honor tersebut.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Yayasan Muhammadiyah untuk menindak guru honorer SMA Muhammadiyah Falabisahaya tersebut. Bahkan, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Falabisahaya, Sutna Umaternate, sudah dipanggil oleh pihak yayasan di Ternate untuk dimintai klarifikasi,” ujarnya.

BACA JUGA  Asyik Main PS, Sejumlah Pelajar Diamankan Satpol PP Ternate

Dikatakan, setelah Kepsek Muhammadiyah Falabisahaya diinvestigasi oleh Yayasan Muhammadiyah Maluku Utara, maka mereka akan ke Falabisahaya dan kita akan turun bersama melihat langsung persoalan yang terjadi di sana,” kata Syawal.

Sekedar diketahui, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA Muhammadiyah Falabisahaya tanggal 12 Januari 2022 lalu, lantaran para siswa merasa ditipu oleh Kepsek Sutna Umaternate yang tidak memberikan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa-siswi penerima. (Sarif-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah